Di tengah gurun yang sunyi, unit militer tanpa sengaja membangunkan dewa kematian Mesir. Cahaya merah, pasir yang hidup, dan bayangan berkepala serigala berubah menjadi teror yang tak bisa dihentikan. Musik agresif berpadu vokal rap Mesir dan soprano Jepang menciptakan ritual kematian sinematik yang memikat—sekali dengar, sulit dilupakan.
Freissy Artstudio