Di era Mataram, Ki Ageng Selo, seorang insinyur rogue jenius, merancang instalasi pemanen badai bernama "Cangkang Langit". Mengabaikan batas aman sains, Selo nekat memancing sambaran petir raksasa ke dalam reaktor plasmanya di tengah badai super.
Eksperimen itu berhasil. Jutaan volt listrik murni terperangkap, menerangi laboratorium dengan daya yang mampu menghidupkan satu kota. Namun, kemenangan itu berubah menjadi teror. Teknologi penstabil (stabilizer) ciptaan Selo belum sempurna.
Energi tersebut ternyata terlalu liar dan tidak stabil, menyebabkan wadah penampungan retak dan memancarkan gelombang panas mematikan. Dengan sistem pendingin yang gagal dan arus listrik yang mulai bocor membakar sirkuit, Selo harus berpacu dengan waktu melakukan kalibrasi manual. Ia harus menjinakkan "Sang Petir" yang mengamuk di dalam tabung sebelum ledakan katastropik menghanguskan dirinya dan seluruh hasil kerjanya. Edi Haryono for @usky.ai
Edi Haryono
Seorang yang selalu belajar