Film Pendek AI ini mengisahkan 3 (tiga) kehidupan yang berjalan paralel, terikat oleh satu musuh yang sama: overthinking—pikiran yang tak henti menggerogoti harapan, perlahan memadamkan cahaya di dalam diri.
Anto, seorang pria dewasa, terperangkap dalam lingkaran judi online. Pikirannya tak pernah tenang, selalu dipenuhi hitungan kalah-menang, hingga ia kehilangan kendali atas dirinya sendiri.
Bunga, seorang perempuan muda yang tampak baik-baik saja di mata orang lain, diam-diam berjuang melawan insomnia dan kecemasan berlebihan.
Sementara itu, Siska, mahasiswi tingkat akhir, berada di ambang putus asa karena skripsinya yang tak kunjung selesai. Overthinking membuatnya kehilangan fokus, ragu pada kemampuannya sendiri, dan takut gagal. Setiap halaman kosong terasa seperti pengingat bahwa ia tertinggal, padahal waktu terus berjalan.
Ketiga kisah ini mengalir mengikuti irama lagu Cahaya Mu Kan Kembali—dari fase kelelahan batin, pergulatan pikiran, hingga titik balik saat mereka mulai bertanya pada diri sendiri: “Sampai kapan aku harus bertahan?”
Perlahan, mereka menyadari bahwa melawan overthinking bukan tentang menghapus luka, melainkan berani berhenti dari cara lama, melepaskan emosi yang tertahan, dan kembali pada satu hal sederhana: doa dan melawan keterikatan akan kecemasan yang berlebihan. Anto memilih berhenti bermain judi online, dan memulai memuliakan orang tua dan adiknya berangkat umroh. Bunga belajar menenangkan pikirannya dan berdamai dengan rasa takut, mulai berani mengubah pola hidup sehat dengan istirahat dan olahraga teratur. Siska bangkit, fokus kembali, dan melangkah dengan keyakinan penuh, bahwa ada orang tua yang harus dia bahagiakan.
SRI YADI
Belajar AI Bareng