Buat Apa Mengeluh adalah lagu tentang cinta dan keteguhan hati seorang ibu.
Dedikasikan untuk semua ibu di dunia yang tak pernah menyerah, meski dunia terasa berat.
“Buat Apa Mengeluh” bukan sekadar lagu, tapi potret nyata tentang ketulusan seorang ibu yang memilih bertahan, Lagu ini terinspirasi dari kisah nyata seorang ibu yang di usia senjanya masih berjuang mencari kerja serabutan karena keadaan, demi hidup dan anak-anaknya.
Kadang hidup terasa berat, Penolakan datang silih berganti, harapan tak selalu terwujud, pekerjaan pun tak kunjung ada. Hari-hari berlalu tanpa makan, hingga puasa menjadi kebiasaan, bukan pilihan.
Dan disini kucurhahkan dalam sebuah Nada dan Cerita dengan bantuan AI, Aku hanya seorang anak, yang belum mampu membantu, karena keadaan tak memberi ruang untuk berjuang. Yang tak bekerja pun hanya bisa pasrah, menyerahkan segalanya kepada Allah.
Maka, buat apa mengeluh?
Air mata tak akan mengubah takdir,
Karena mengeluh tak membuat hidup lebih baik,
tapi sabar bisa membuat hati lebih kuat.
Ia tak banyak bicara, tak pernah mengeluh… hanya terus melangkah dengan hati yang kuat.
Meski hidup sering kali tak berpihak. karena bagi seorang ibu, cinta selalu lebih besar dari rasa lelah.
Di usia senja, ia tetap berjuang tanpa lelah, tanpa banyak kata, hanya doa dan kerja keras.
Lagu ini adalah pengingat… bahwa kasih ibu tak pernah menua, dan perjuangannya adalah wujud cinta paling murni yang pernah ada.
Walau menggunakan teknik pengeditan AI yang sederhana, saya berusaha menghadirkan cerita dan emosi melalui karya ini. Saya berharap karya ini bisa menginspirasi dan memberi perspektif baru bagi yang melihatnya. ![]()
norma yulisthia