“Tak semua senyum datang dari bahagia.”Sebuah video di lapangan kecil penuh tawa,seorang anak berdiri di balik jaring…menatap teman-teman seusianya bermain futsal dengan semangat. Matanya berbinar, bukan karena ia ikut bermain, tapi karena ia bisa melihat mimpi yang ingin ia capai.
Saat latihan usai, anak-anak itu berlari menuju penjual es krim. Mereka tertawa, memilih rasa yang mereka suka. Ia hanya berdiri di samping gerobak merah itu, melihat kebahagiaan sederhana yang belum sempat ia rasakan. Tapi di balik tatapan sedihnya,ada senyum kecil — jujur, polos, dan penuh harapan. Hari itu, ia tak lagi hanya menatap bahagia… ia merasakannya,meski hanya dari sebatang es krim dan hati yang tulus berbagi.” Tak semua bahagia datang dari tawa, kadang, ia lahir dari hati yang tetap bersyukur.
Valentina Djuanda